14 February 2026 22:09
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka (FEB UT) bekerja sama dengan Agung Sedayu Group menggelar seminar bertajuk The International Seminar on Syariah Economics (ISSE) 2026 pada Kamis, 12 Februari 2026. Bertempat di Hall Marketing Gallery Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, forum akademik ini mengusung tema 'Harmonisasi Prinsip Ekonomi Syariah dan Sustainable Development Goals (SDGs): Strategi Integratif untuk Pembangunan Berkelanjutan yang Inklusif'.
Acara ini bertujuan untuk mengkaji kompatibilitas praktis serta menyelaraskan filosofi ekonomi Islam ke dalam kerangka kerja SDGs guna mendorong pembangunan berkelanjutan. Dihadiri oleh para undangan dan para mahasiswa FEB UT, kerja sama ini merupakan bentuk komitmen kedua belah pihak untuk berkontribusi aktif pada perkembangan ekonomi Islam untuk mendukung kemajuan ekonomi nasional.
Direktur Utama Agung Sedayu Group, Dr. Nono Sampono, menekankan pentingnya kajian akademik untuk mengembangkan ekonomi syariah, khususnya di kawasan PIK 2 yang kini memiliki Menara Syariah, ikon pusat ekonomi berbasis syariah. Ia menjelaskan bahwa pengembangan ini mencakup berbagai kegiatan sosial dan ekonomi, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
"Kita berharap ada kajian akademik yang bisa membantu mengembangkan ekonomi syariah, khususnya di lingkungan Agung Sedayu dan lebih khusus lagi di PIK 2. Di sana banyak hal yang sudah dilakukan dan rencana ke depan, seperti bazar UMKM dan kepedulian sosial terhadap masyarakat bawah, yang semuanya selaras dengan kerangka kerja SDGs," ujar Dr. Nono Sampono.
| Baca juga: Mimpi Besar Prabowo di Indonesia Incorporated: Kita Harus Bangkit Jadi Raksasa! |