Jakarta: Video call menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari kuliah daring hingga rapat pekerjaan atau sekadar berbincang dengan teman dan keluarga. Namun, terlalu lama menatap layar dan berinteraksi melalui kamera bisa membuat seseorang merasa lelah, bahkan setelah hanya duduk di depan laptop.
Kondisi ini dikenal sebagai zoom fatigue, yaitu kelelahan yang berkaitan dengan penggunaan konferensi video.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Computers in Human Behavior Reports pada 2023 melibatkan 9.787 partisipan untuk meneliti faktor-faktor yang berkaitan dengan zoom fatigue. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan konferensi video yang lebih sering, durasi rapat yang lebih panjang, serta jeda yang lebih sedikit berkaitan dengan tingkat kelelahan yang lebih tinggi.
Kenapa Video Call Bisa Melelahkan?
Menurut penelitian tersebut, salah satu faktor yang berkaitan dengan
zoom fatigue adalah tuntutan komunikasi nonverbal. Saat melakukan video call, seseorang perlu memperhatikan ekspresi wajah dan respons orang lain sekaligus mengatur ekspresinya sendiri. Melihat tampilan diri sendiri secara terus-menerus dan merasa diperhatikan banyak orang melalui layar juga dapat menambah beban mental.
Penelitian ini juga menemukan bahwa perempuan melaporkan tingkat
zoom fatigue yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Salah satu penjelasan yang dibahas adalah perbedaan pengalaman dalam menghadapi tuntutan komunikasi nonverbal selama konferensi video.
Bagaimana Cara Mengurangi Zoom Fatigue?
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kelelahan akibat konferensi video, di antaranya:
- Berikan jeda di antara rapat. Beristirahat sejenak agar tubuh dan pikiran memiliki waktu untuk memulihkan diri sebelum mengikuti rapat berikutnya.
- Buat rapat lebih singkat dan terarah. Fokus pada hal-hal yang benar-benar perlu dibahas agar waktu di depan layar tidak terlalu panjang.
- Kurangi tampilan yang tidak diperlukan. Jika memungkinkan, sembunyikan tampilan diri sendiri untuk mengurangi beban akibat terus-menerus melihat wajah sendiri di layar.
- Pilih metode komunikasi alternatif. Tidak semua komunikasi harus dilakukan melalui video call. Jika pembahasan dapat diselesaikan melalui pesan singkat atau secara langsung, metode tersebut bisa menjadi alternatif untuk mengurangi waktu di depan layar.
Nah,
zoom fatigue menunjukkan bahwa kemudahan teknologi tidak selalu membuat aktivitas menjadi lebih ringan. Dengan mengatur durasi rapat, memilih metode komunikasi yang sesuai, dan memberikan waktu istirahat yang cukup, penggunaan video call dapat terasa lebih nyaman.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Eunike Michelle Gultom)