Wacana Penundaan Pemilu 2024 Kembali Mencuat, Kenapa?

10 December 2022 19:25

Wacana penundaan Pemilu 2024 kembali mencuat. Kali ini, datang dari Ketua MPR RI sekaligus politikus senior Partai Golkar Bambang Soesatyo.

Ketua DPD Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengungkapkan bahwa pernyataan dari Bambang Soesatyo merupakan pernyataan pribadi bukan bagian dari suara Partai Golkar. Partai Golkar masih konsisten menjunjung tinggi konstitusi. 

"Hingga saat ini tentu kita masih konsisten bahwa pemilu harus dilaksanakan pada tahun 2024," ucap Ketua DPD Partai Golkar Ace Hasan Syadzily dalam Primetime News Metro TV, Sabtu (10/12/2022)

Menurut Ace, argumentasi yang disampaikan oleh Bambang Soesatyo harus dikaji ulang. Hal itu disebabkan oleh kondisi Indonesia yang sedang mengahadapi kondisi ketidakpastian global. 

Kepala Badan Komunikasi Stategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mempertanyakan soal wacana penundaan pemilu yang selalu datang dari para tokoh strategis di Indonesia, seperti Ketua MPR dan beberapa menteri yang sedang menjabat saat ini.

"Posisi mereka seharusnya sebagai penjaga konsistusi. Hal ini adalah hal serius tetapi dibuat becanda," ujar Herzaky Mahendra Putra.

Sementara, Pakar Komunikasi Politik Hendri Satrio menilai wacana penundaan pemilu admerupakan sebuah drama yang jelas skenarionya. Menurutnya, sebaiknya tokoh-tokoh stategis ini lebih baik mundur sebagai pejabat negara karena dapat membahayakan. 

Hendri Satrio menduga wacana yang muncul ini adalah cara Bambang Soesatyo untuk mengambil hati Presiden. Hal itu dilakukan supaya Bamsoet bisa mendapatkan kursi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Airlangga Hartarto.

(Silvana Febriari)


Close Ads X
Close Ads X