NEWSTICKER

Penuhi Presidential Threshold, Ketua DPP NasDem: Harus Bangun Koalisi

22 June 2022 19:30

Dalam pertemuan antara Partai NasDem dan PKS di NasDem Tower pada Rabu (22/6/2022) menghasilkan tiga poin kesepakatan yang sebetulnya cukup berbeda jika dibandingkan dengan kunjungan Partai Politik sebelumnya ke Kantor DPP Partai NasDem. Dari ketiga poin tersebut, ada satu poin yang sangat menarik yaitu menyepakati persiapan kerja sama pilpres 2024 dalam waktu yang ditentukan bersama. Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya mengatakan bahwa untuk poin ketiga ini, kedua partai masih membutuhkan adanya suara dari partai politik lainnya untuk memenuhi Presidential Treshold 20 Persen. 

Tiga poin kesepatakan di bacakan oleh Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate yang diantaranya, keduanya berupaya untuk membangun kesadaran masyarakat terkait Pancasila diatas kepentingan kelompok dan golongan. Kemudian yang kedua, menjadikan pemilu serentak 2024 ini sebagai instrumen demokrasi yang penuh dengan semangat toleransi dan juga persatuan bangsa. 

Selanjutnya, poin ketiga adalah yang paling menarik adalah menyepakati persiapan kerja sama pilpres 2024 dalam waktu yang ditentukan bersama. Artinya kedua belah pihak tadi sudah menyatakan ada beberapa kesamaan atau ketertarikan untuk menjalin kerja sama politik di tahun 2024 meskipun belum menyebutkan secara resmi sudah berkoalisi atau kapan waktu mereka akan menjajaki kerja sama yang lebih serius untuk pemilu 2024. 

Terkait dengan nama bakal calon presiden yang sudah di umumkan oleh Partai NasDem, PKS mengatakan bahwa memiliki preferensi yang sama terkait dengan tokoh-tokoh yang berpeluang atau potensial untuk menjadi akal calon presiden di usung di tahun 2024 mendatang. Akan tetapi terkait dengan pembicaraan nama bakal calon presiden dan koalisi terus ditetapkan bahwa masih berjalan dengan cair.

Selain itu, kedua partai masih akan melihat bagaimana komposisi dari poros ataupun koalisi yang nampaknya masih membutuhkan adanya gabungan dari beberapa partai politik lain, jika nantinya dari Partai NasDem atau PKS secara resmi mengumumkan akan berkoalisi.