Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara Bunuh Korbannya dengan Racun Ikan

4 April 2023 11:27

Kapolres Banjarnegara Ajun Kombes Pol Hendri Yulianto mengungkap dukun pengganda uang di Banjarnegara membunuh 20 korbannya dengan racun ikan. Pelaku meminta korban untuk meminum air yang telah diracuni, dengan mengatakan itu merupakan salah satu cara untuk menggandakan uang.

Sebanyak 10 korban tersebut tewas dan dikubur tidak jauh dari rumah tersangka. Mbah Slamet juga mengaku aksi keji ini telah ia lakukan sejak 2020. Saat ini satu korban telah berhasil diidentifikasi.

Kejahatan ini terbongkar karena satu korban Mbah Slamet meninggalkan pesan untuk anaknya sebelum meningga dunia. Ini membuat anaknya bersama aparat kepolisian mendatangi rumah Mbah Slamet hingga akhirnya terungkaplah kasus pembunuhan berantai ini.

Selain itu, sembilan korban lainnya sudah berbentuk tulang-belulang, dan masih berada di rumah sakit Banjarnegara untuk melakukan identifikasi. Pihak kepolisian masih menunggu laporan kehilangan dari sembilan korban ini. 

Berdasarkan informasi, Polda Jawa Tengah akan menggelar konferensi pers mengenai kasus pembunuhan berencana dengan modus penggandaa uang hingga menewaskan 10 orang di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (4/4/2023).

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi beserta jajarannya akan mengadili langsung, dan memperlihatkan mengenai barang bukti, kronologi, serta modus operandi pelaku TH alias Mbah Slamet (45) yang menjadi tersangka pembunuhan berencana dengan modus penggandaan uang di Banjarnegara tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nienda Farras Athifah)