Tim SAR gabungan melancarkan proses evakuasi terhadap empat jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 yang ditemukan di wilayah pesisir Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Memasuki hari ke-19 operasi pencarian, belum ada penambahan temuan korban baru di lokasi titik tenggelamnya kapal.
Empat jenazah tersebut ditemukan pada operasi pencarian hari ke-18. Satu jenazah ditemukan di kawasan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, dan telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi. Sementara tiga jenazah lainnya ditemukan di sekitar Sungai Teruntum, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Ketiga jenazah dari Seruyan dievakuasi menuju Pangkalan Bun melalui jalur darat sebelum diterbangkan ke RS Bhayangkara Banjarmasin.
Kendala Medan dan Rawa Berlumpur
Proses
evakuasi jenazah dari lokasi penemuan menghadapi kendala ekstrem akibat sulitnya akses geografis di wilayah Kalimantan Tengah. Lokasi penemuan berada di kawasan rawa terpencil dengan jarak tempuh mencapai 5 hingga 6 jam dari permukiman terdekat.
"Untuk lokasi penemuan jenazah itu aksesnya sangat sulit karena daerah rawa dan sangat menyulitkan tim SAR gabungan untuk menjangkau daerah tersebut. Jarak dari pemukiman ke lokasi penemuan cukup jauh, 5 sampai 6 jam, dan aksesnya juga cukup sulit karena medan berlumpur hampir sampai dengan sepinggang," kata Kasi Operasi Basarnas Banjarmasin Arianto, dikutip dari tayangan
Metro Hari Ini, Metro TV, Kamis, 1 Oktober 2026.
Evaluasi Penyelaman dan Perluasan Sektor Pencarian
Pencarian korban di titik lokasi tenggelamnya kapal (last known position/LKP) oleh tim penyelam tercatat nihil dalam dua hari terakhir. Oleh karena itu, Basarnas melakukan evaluasi teknis penyelaman sekaligus memperluas sektor pencarian di permukaan laut dan wilayah pesisir Kalimantan Tengah.
"Selain teknik penyelaman yang kita laksanakan sekarang, kita juga saat ini sedang melakukan suatu proses pencarian di permukaan dengan sektor yang berbeda, lebih mengarah kepada daerah Kalimantan Tengah karena beberapa hari terakhir sangat signifikan untuk penemuan jenazah," jelas Arianto.
57 Korban Masih Dalam Pencarian
Hingga hari ke-19, tim
SAR gabungan masih terus berupaya mencari 57 korban yang dinyatakan belum ditemukan. Mengingat masa operasional SAR tersisa dua hari sesuai jadwal standar, keputusan mengenai perpanjangan masa pencarian akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi tim penyelam dan tim SAR di Palangka Raya.
"Terkait hari pelaksanaan operasi SAR kami masih tetap fokus dengan pencarian. Namun untuk penentuan harinya sampai kapan, kita masih menunggu hasil evaluasi, terutama dari tim penyelam itu sendiri demikian juga dengan tim yang ada di Palangka Raya," ucapnya.