Banjir Bandang Rusak Intake PDAM di Padang, 6.000 Pelanggan Terdampak

16 October 2026 11:06

Padang: Banjir bandang yang melanda Kota Padang, Sumatra Barat, pada 10 Oktober 2026 merusak sejumlah intake sistem penyediaan air minum (SPAM) dan jaringan transmisi air bersih. Kerusakan tersebut mengganggu distribusi air bersih bagi sekitar 6.000 sambungan rumah pelanggan PDAM.

Sebagai langkah darurat, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan lima unit mobil tangki air bersih sejak 12 Oktober 2026. Setiap mobil tangki memiliki kapasitas empat meter kubik.

Kepala BPBPK Cipta Karya Kementerian PU, Maria Doeni Isa, mengatakan distribusi air bersih dilakukan sambil menunggu percepatan pembangunan kembali intake yang terdampak dan pemasangan jaringan transmisi.

“Karena ini membutuhkan waktu, jadi kami melakukan penanganan darurat dengan menyuplai air bersih di kawasan terdampak, Kecamatan Kuranji, ada di Perumnas Belimbing, ada di Jalan Anggur, dan sekitarnya,” kata Maria.

Distribusi air bersih difokuskan pada wilayah terdampak, meliputi Kecamatan Nanggalo, Kuranji, dan Koto Tangah. Penyaluran menggunakan lima mobil tangki berkapasitas masing-masing empat meter kubik per hari untuk memenuhi kebutuhan warga selama masa darurat.

Maria menegaskan, suplai air bersih menjadi salah satu upaya penanganan sementara selama proses pemulihan infrastruktur SPAM berlangsung. Percepatan perbaikan intake dan jaringan transmisi juga dilakukan untuk memulihkan layanan air bersih bagi pelanggan yang terdampak.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X