1 February 2026 00:20
Jenazah Serda Rein Pasau, prajurit marinir yang gugur akibat longsor di Cisarua, dimakamkan secara militer di pemakaman keluarga di Desa Poowo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026. Prosesi pemakaman ini diwarnai dengan isak tangis keluarga yang sangat kehilangan sosok almarhum, yang gugur dalam tugas.
Kehadiran jenazah yang tiba di rumah duka disambut dengan haru oleh keluarga dan kerabat dekat. Usai diterima oleh pihak keluarga, jenazah dilepas dengan upacara kedinasan. Tembakan salvo mengiringi penurunan jenazah ke liang lahat, sebagai tanda penghormatan terakhir.
Almarhum Serda Marinir Pasau merupakan prajurit dari Batalyon Komunikasi dan Elektronika (Yonkomlek) 1 Marinir. Ia dinyatakan gugur setelah tertimbun material longsor saat tengah mengikuti latihan pratugas sebagai persiapan pengamanan menuju perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
Di mata keluarga dan rekan sejawatnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat disiplin. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, terutama bagi ibu dan lima saudaranya. Sepeninggal sang ayah, Serda Rein Pasau merupakan tulang punggung keluarga.
| Baca juga: Update Hari ke-8 Operasi SAR Bencana Longsor Pasirlangu, 10 Jenazah Ditemukan |