Prabowo Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

12 July 2026 21:02

Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik tajam terhadap sistem perekonomian yang berjalan di Tanah Air. Menurutnya, selama tiga dekade terakhir, ekonomi Indonesia telah didominasi oleh paham neoliberal yang secara esensial menyimpang dari konstitusi negara.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.

"Di masa tiga puluh tahun yang terakhir ini, kita melihat ekonomi Indonesia dikuasai oleh paham ekonomi neoliberal yang sesungguhnya adalah bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945," kata Prabowo dikutip dari Headline News, Metro TV, Minggu 12 Juli 2026. 
 


Merespons kondisi tersebut, Kepala Negara mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pegiat koperasi, untuk terus berjuang memutar kemudi arah pembangunan bangsa agar kembali berpijak pada fondasi yang telah dirancang oleh para pendiri bangsa.

Sistem yang dicita-citakan tersebut, lanjut Prabowo, adalah sistem ekonomi kekeluargaan dan ekonomi kerakyatan, di mana seluruh unsur masyarakat memiliki peran yang adil dan merata.

“Cukup lama kita berjuang untuk mengembalikan arah pembangunan ekonomi ke arah yang dirancang oleh pendiri-pendiri bangsa kita. Yaitu ekonomi kekeluargaan, ekonomi kerakyatan, ekonomi dimana semua unsur harus berperan dan harus diberi kesempatan,” tegas Prabowo.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X