NEWSTICKER

Bahasa Tari Didik Nini Thowok

18 May 2022 22:14

Penari legendaris ini terlahir dari nama Tionghoa Kwee Tjoen Liana. Namun, karena sejak kecil sering sakit sakitan maka diubahlah nama tersebut menjadi Kwee Tjoen An atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Didik Nini Thowok. Penari asal Temanggung Jawa Tengah ini memiliki kisah yang sangat unik dan menarik. Darah Tionghoa yang mengalir dalam dirinya membuat jiwa seninya sangat khas dengan berbagai ide dan konsep dalam dunia seni tari, khususnya tari perempuan dan tari topeng.

Siapa yang menyangka, dimasa kecilnya Didik sering mendapatkan perlakuan tidak baik dari teman-teman sekelasnya. Ia sering mendapatkan cacian bahkan perundungan. Hal itu pernah membuatnya menjadi pribadi yang introvert dan pemalu bila bertemu orang lain termasuk di lingkungan sekolahnya.  Namun, itu tidak lantas membuatnya patah semangat justru ia membuktikan bahwa ia bisa lebih sukses dari teman-temannya yang mencacinya.

Perjalanan Didik yang sangat tidak mudah dalam menekuni dunia seni tari. Dari menari Didik yakin bahwa dari seni tari membuatnya lebih percaya diri tampil di depan umum. Didik sangat bersyukur akan talenta yang diberikan dari Tuhan kepadanya. Didik pernah dendam dalam dirinya bahwa “Saya harus bisa menari perempuan, paling tidak sama dengan perempuan, itu denda saya kan menunjukkan kualitas” penuturan Didik yang memacu untuk belajar jenis tarian dari daerah mana saja, khusunya tari perempuan. Didik Nini Thowok juga sangat identik menari dengan media topeng, baginya “Manusia itu hidup selalu bertopeng, saya pun kadang kadang harus bertopeng.  Karena dalam banyak hal banyak kepentingan jadi kita memang harus bertopeng, kita tidak bertopeng dihadapan Tuhan saja”. Setiap kali Didik melangkah, beliau percaya bahwa kekuatan do’a adalah membawa kebaikan, kesuksesan dalam hidupnya.