100 Pompa Air Bantuan Presiden Tiba di Kalteng

28 August 2026 18:28

Palangka Raya: Sebanyak seratus pompa air jenis Cameo RT 110, 75 mesin Alkon, 357 selang pemadam kebakaran yang merupakan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Kalimantan Tengah. Bantuan ini dikirimkan guna menunjang percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Bantuan tersebut telah didistribusikan ke lokasi-lokasi rawan, mulai dari Kecamatan Jekan Raya, Kecamatan Sebangau, hingga Kecamatan Pahandut di Kota Palangka Raya

Presiden juga mengirimkan 103 mobil pemadam kebakaran serta lebih dari 120 APD khusus yang dibutuhkan tim pemadam di lapangan.

Kepala Penerangan Kodam XII/Tambun Bungai Kalimantan Tengah Letkol Arh Dodo Sahata mengatakan, keberadaan pompa dan perlengkapan pendukung pengairan menjadi penting dalam operasi pemadaman, khususnya ketika petugas menghadapi kebakaran di kawasan gambut.

"Untuk saat ini, sangat penting sekali, sangat dibutuhkan dalam hal seperti inilah di lapangan karena kan api ya kita harus butuh air dengan cepat. Salah satunya dengan adanya sumur bor itu, dioperasionalkan dengan pompa menaikkan air ke atas dan menyemprot air. Jadi sangat-sangat dibutuhkan vital untuk segera memadamkan api. Dan dukungan sudah diterima dan sedang dioperasionalkan. Sudah ada 17 titik dan hari ini, setiap hari kita dari pihak yang teknis tadi melakukan pengeboran lagi di sepanjang titik ini," ujarnya dalam tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Jumat 28 Agustus 2026. 


Sebelumnya, Presiden Prabowo menyetujui penambahan empat unit helikopter water bombing dan ratusan unit peralatan darat, termasuk sekitar 100 hingga 200 unit pompa air untuk mempercepat pemadaman kebakaran
hutan dan lahan di Kalimantan. Dengan dukungan peralatan tersebut, petugas menjadi lebih mudah mendapatkan dan mengalirkan air ke lokasi kebakaran sehingga proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

"Tiga pesawat terbang ke Kalimantan membawa 500 dari 2.000 unit mesin pompa air yang merupakan bagian dari 2.000 mesin pompa air yang mana kemarin ini adalah permohonan dari para gubernur di Kalimantan yang langsung diinstruksikan oleh Bapak Presiden untuk segera dikirim sesegera mungkin. Masing-masing pompa air dilengkapi dengan pipa atau selang sepanjang satu kilometer yang tujuannya dari mesin ini adalah untuk
memadamkan api khususnya di lahan tanah gambut. Kemudian yang ketiga yang terakhir, arahan Bapak Presiden sangat jelas, semua penanganan harus dilakukan secara cepat dan terpadu dan bantuan logistik yang dikirim harus benar-benar sampai dan diterima manfaatnya sesegera mungkin," kata Teddy. 

Berdasarkan data BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, ancaman karhutla tahun ini cukup signifikan dengan akumulasi mencapai 29.811 titik panas (hotspot) sejak 1 Januari hingga 26 Agustus 2026. Hingga saat ini, tim gabungan dari Satgas Karhutla Kalteng masih terus berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan api secara intensif di berbagai kawasan terdampak.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X