Ribuan Warga Pontianak Gelar Salat Istisqa di Tengah Kepungan Asap Karhutla

29 August 2026 19:53

Pontianak: Ribuan warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menggelar salat Istisqa di tengah kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Warga memanjatkan doa agar hujan segera turun, sehingga kualitas udara membaik dan Karhutla dapat diminimalkan.

Salat Istisqa digelar di halaman Masjid Mujahidin Kota Pontianak, Sabtu pagi, 29 Agustus 2026. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono turut hadir dan mengikuti salat bersama warga.

Edi mengatakan salat Istisqa menjadi ikhtiar pemerintah kota bersama Dewan Masjid Indonesia Kota Pontianak untuk memohon turunnya hujan. 

"Mudah-mudahan semua ampunan dan doa masyarakat Kota Pontianak dan Kalimantan Barat diijabah," kata Edi dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu 29 Agustus 2026.

Edi menyebut kualitas udara di Pontianak telah berada dalam kondisi berbahaya selama empat hari terakhir.

"Ya, hasil pantauan kualitas udara kita sudah berbahaya, sudah empat hari ini," ujarnya.

Ikhtiar meminta hujan juga dilakukan warga Balikpapan, Kalimantan Timur. Salat Istisqa dan doa bersama digelar di lapangan upacara Makodam VI Mulawarman.

Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono mengatakan kekeringan mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih dan memicu munculnya titik api di sejumlah wilayah.

Krido berharap hujan segera turun sehingga lingkungan kembali segar, kebutuhan air bersih terpenuhi, dan kebakaran hutan serta lahan dapat diminimalkan.

"InsyaAllah turun hujan akan membawa keberkahan, membawa kemanfaatan, sehingga lingkungan akan kembali segar, dimudahkan mendapatkan air bersih serta utamanya kebakaran hutan dan lahan dapat terminimalisir," kata Krido.

Selain menggelar salat Istisqa, Krido mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman dan fasilitas umum.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X