Nopita Dewi • 7 September 2026 18:25
Jakarta: Anak sudah tidur, tetapi masih sering rewel, mudah marah, atau sulit berkonsentrasi? Kondisi tersebut mungkin membuat orang tua bertanya-tanya. Padahal, persoalannya belum tentu hanya soal anak sudah tidur atau belum, tetapi juga apakah durasi tidurnya sudah cukup sesuai dengan usianya.
Tidur bukan sekadar waktu bagi anak untuk beristirahat setelah beraktivitas. Waktu tidur yang cukup memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan, kesehatan fisik, kemampuan belajar, hingga kestabilan emosi anak.
Kebutuhan tidur anak berbeda-beda berdasarkan usianya. Mengutip Hello Sehat, secara umum kebutuhan tidur anak meliputi:
Durasi tersebut memang terlihat cukup panjang. Namun, anak membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak karena tubuh dan otaknya masih berada dalam tahap perkembangan.
Tidur yang cukup memberikan berbagai manfaat bagi tumbuh kembang anak. Beberapa di antaranya:
Mendukung pertumbuhan
Hormon pertumbuhan banyak dilepaskan ketika anak sedang tidur. Karena itu, tidur yang cukup menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung proses pertumbuhan mereka.
Menjaga daya tahan tubuh
Kurang tidur dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Anak yang tidak mendapatkan tidur cukup dapat lebih rentan mengalami gangguan kesehatan.
Membantu menjaga berat badan
Waktu tidur juga berkaitan dengan pengaturan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Kurang tidur dapat membuat anak lebih mudah merasa lapar.
Mendukung kemampuan belajar
Tidur yang cukup membantu anak tetap fokus dan berkonsentrasi. Hal ini penting terutama bagi anak usia sekolah yang membutuhkan kemampuan tersebut untuk mengikuti aktivitas belajar.
Menjaga kestabilan emosi
Salah satu dampak kurang tidur yang paling mudah terlihat adalah perubahan suasana hati. Anak bisa menjadi lebih mudah rewel, marah, atau mengalami tantrum.
Seiring bertambahnya usia, anak menghadapi semakin banyak aktivitas dan distraksi. Sekolah, bermain, hingga penggunaan perangkat dengan layar dapat membuat waktu tidur bergeser jika tidak diatur dengan baik.
Karena itu, orang tua perlu memperhatikan bukan hanya apakah anak sudah tidur, tetapi juga berapa lama dan seberapa teratur anak tidur setiap harinya.
Nah, tidur yang cukup bukan sekadar membuat anak tidak mengantuk keesokan harinya. Di balik waktu tidur tersebut, ada proses penting yang mendukung pertumbuhan, kesehatan, kemampuan belajar, dan emosi anak. Jadi, sudahkah waktu tidur si kecil sesuai dengan kebutuhannya?
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Sofwa Najla Tsabita Sunanto)