HUT ke-81 Kejaksaan RI: Memperkuat Penegakan Hukum yang Adil dan Berintegritas

2 September 2026 11:37

Kejaksaan Republik Indonesia (RI) merayakan hari lahir yang ke-81 pada hari ini, Rabu, 2 September 2026. Dalam perayaan tahun ini, Kejaksaan mengusung tema besar: "Menguatkan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas untuk Menuju Indonesia yang Adil dan Humanis."

Puncak peringatan ditandai dengan upacara resmi yang berlangsung khidmat dan selesai pada pukul 08.30 WIB. Setelah upacara, jajaran Kejaksaan Agung melanjutkan agenda dengan acara doa bersama dan syukuran secara internal sebagai bentuk rasa syukur atas dedikasi instansi selama delapan dekade lebih.

Pesan Jaksa Agung: Siap Mengabdi dalam Kondisi Apapun


Dalam amanatnya, Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengingatkan kembali sejarah panjang kehadiran Kejaksaan di awal kemerdekaan. Ia menegaskan bahwa Kejaksaan bukan sekadar birokrasi, melainkan simbol kemerdekaan Indonesia secara politik dan hukum.

"Kita hadir sebagai pengawal cita-cita proklamasi dan menjaga martabat kehidupan bangsa. Peringatan hari ini adalah refleksi jati diri Insan Adhyaksa untuk terus mengabdi dengan tulus kepada institusi, bangsa, dan negara," kata Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 2 September 2026.

Berbeda dari pelaksanaan upacara tahun lalu yang mana para jaksa mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) 1, kali ini seluruh peserta upacara mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL). Jaksa Agung menjelaskan bahwa pemilihan seragam ini memiliki makna filosofis yang mendalam.

"PDL yang kita kenakan hari ini melambangkan kesiapan dan kesiagaan Insan Adhyaksa dalam menghadapi setiap keadaan. Di tengah berbagai ujian, kita diingatkan untuk senantiasa siap hadir, bekerja, dan mengabdi kapan pun negara dan masyarakat membutuhkan," tegasnya.
   

Integritas sebagai Kunci Kepercayaan Publik


Menutup amanatnya, ST Burhanuddin menekankan bahwa integritas adalah "harga mati" yang tidak bisa ditawar bagi seluruh jajaran Adhyaksa. Di tengah tantangan dan rintangan yang semakin kompleks, ia meminta seluruh personil untuk tetap solid dan menjaga profesionalisme.

Upaya ini dilakukan semata-mata untuk menjaga amanah masyarakat. Kejaksaan berkomitmen untuk terus hadir sebagai penegak hukum yang adil, humanis, dan transparan guna memulihkan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem hukum di Indonesia.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X