Prabowo Bertemu Raja Yordania, Bahas Misi Damai Palestina hingga Pengiriman Pasukan

25 February 2026 22:43

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan kenegaraan tingkat tinggi dengan Raja Yordania, Abdullah II bin Al-Hussein di Istana Basman, Kota Amman, pada Rabu, 25 Februari 2026. Pertemuan kedua kepala negara ini berfokus pada penguatan diplomasi bilateral dan langkah taktis untuk mewujudkan perdamaian abadi di kawasan Timur Tengah, khususnya bagi kemerdekaan Palestina.

Kedatangan Presiden Prabowo di Istana Basman disambut langsung oleh Raja Abdullah II. Rangkaian acara dimulai dengan upacara kenegaraan yang khidmat, ditandai dengan kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Yordania.

Setelahnya, kedua pemimpin negara melakukan inspeksi pasukan kehormatan Angkatan Bersenjata Kerajaan Yordania. Dalam momen penuh keakraban tersebut, Presiden Prabowo turut memperkenalkan jajaran menteri pendampingnya kepada Raja Abdullah II, yakni Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Fokus Solusi Permanen untuk Palestina

Agenda utama kunjungan ini berlanjut dengan pertemuan empat mata secara tertutup, disusul dengan pertemuan bilateral antarpemerintah.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk terus berkontribusi dalam mencari solusi damai di Timur Tengah. Ia memaparkan langkah aktif Indonesia melalui keterlibatan di Board of Peace (Dewan Perdamaian), serta dukungan strategis terhadap rencana 20 poin inisiatif Donald Trump sebagai kerangka solusi jangka panjang konflik Palestina.

Yordania Siap Dukung Pasukan RI

Sikap proaktif Indonesia mendapatkan respons positif dari Pemerintah Yordania. Kesepakatan di meja perundingan tidak hanya sebatas dukungan politis, tetapi juga menyentuh aspek kerja sama militer di lapangan.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, membenarkan adanya komitmen bantuan teknis dari Yordania jika sewaktu-waktu Indonesia menerjunkan pasukan perdamaian ke wilayah konflik. "Yordania siap memberikan dukungan dan support-nya kepada Indonesia pada saat nanti kita mengirimkan pasukan. Kemudian, beberapa hal yang sifatnya teknis dari segi militer juga akan saling bantu," kata Sugiono.

Setelah merampungkan seluruh agenda krusial di Istana Basman, Presiden Prabowo beserta rombongan langsung menuju Pangkalan Udara Militer Marka. Kepala Negara dijadwalkan bertolak menuju Uni Emirat Arab (UEA) untuk melanjutkan rangkaian lawatan kenegaraannya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)