Surya Paloh hingga Pramono Melayat ke Rumah Duka Rachmat Gobel di Jakarta Selatan

10 July 2026 10:59

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026. Sejumlah pelayat terlihat sudah mengunjungi dan memenuhi rumah duka, di Jalan Supomo nomor 55A, Jakarta Selatan.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh beserta istri juga melayat ke kediaman dari almarhum Rachmat Gobel. Diikuti juga oleh sejumlah pelayat lain, termasuk Gubernur Jakarta Pramono Anung.

"Dan juga ada (Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara) Rosan Roeslani serta beberapa pejabat-pejabat lainnya," ujar Jurnalis Metro TV Enrich Samuel, dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat, 10 Juli 2026.

Selain itu, terlihat juga beberapa kader NasDem, salah satunya Viktor Laiskodat. Hadir juga mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.
 



Rencananya, jenazah Rachmat Gobel akan dimakamkan di kampung halamannya, Gorontalo usai dimandikan dan disalatkan.

"Informasi terakhir yang kami terima dari keluarga, Insyaallah setelah selesai dimandikan dan disalatkan, beliau akan dibawa ke kampung halamannya di Gorontalo, karena masyarakat Gorontalo sudah menunggu," ungkap Anggota DPR RI Fraksi NasDem Charles Meikyansah.

Menurut Charles, pemakaman yang digelar di Gorontalo ini mengikuti tradisi keluarga Gobel. Menurut dia, kakek hingga ayah Rachmat Gobel juga dimakamkan di daerah tersebut. "Yang jelas semua masyarakat Gorontalo mau memberikan penghormatan terakhir kepada beliau," ujar Charles.

Menurut dia, sosok Rachmat Gobel tidak pernah melupakan tanah kelahirannya, Gorontalo. Dia menceritakan, sehari sebelum meninggal dunia, Gobel masih aktif melakukan rapat bersama Fraksi NasDem.

"Dia adalah tokoh yang sangat dekat dengan masyarakatnya, serta menjadi salah satu panutan kami di DPR yang tidak pernah melupakan daerah pemilihannya, Saya tahu persis, hampir setiap saat dia memikirkan kampung halaman atau daerah pemilihannya, hampir setiap saat dengan kapasitas dia dan juga bukan lagi lokal, nasional, bahkan sudah menjadi utusan khusus untuk beberapa negara khususnya jepang, beliau tetap memikirkan daerah pemilihannya karena bagi beliau itu adalah tanggung jawab yang sangat besar," ucap Charles.

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X