IGCN Perkuat Kolaborasi Bisnis Berkelanjutan

4 June 2026 15:50

Indonesia Global Compact Network (IGCN) menggelar Annual Members Gathering 2026 di Jakarta. Pertemuan tahunan ini menjadi ajang memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab dan juga berkelanjutan.

Presiden IGCN Y.W. Junardy menegaskan bahwa keberlanjutan harus menjadi bagian dari strategi inti dunia usaha. Menurutnya, perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab terhadap manusia, lingkungan dan tata kelola yang baik.

"Pembangunan ekonomi itu tentunya melalui suatu profit. Tapi sekarang masalahnya adalah bagaimana suatu kegiatan, melakukan kegiatan yang saya namakan responsible business. Satu kegiatan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan." kata Presiden IGCN Y.W. Junardy, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Kamis, 4 Juni 2026.
 

Baca juga: Kilau Harga Emas Meredup di Tengah Penguatan Dolar AS


Dalam forum IGCN ini juga diperkenalkan berbagai program dan inisiatif berkelanjutan mulai dari Blue Economy, Circular Economy, penguatan rantai pasok, hingga pengembangan ekonomi kelautan dan sumber daya manusia. 

Melalui Annual Member Gathering 2026, IGCN berharap kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, akademisi dan organisasi masyarakat dapat semakin kuat untuk mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

"Kita mengharapkan dukungan semua dari private sector, universities, NGO, pemerintah, dan sebagainya, untuk kita gotong royong melakukan semuanya. Karena sustainability tidak bisa dilakukan oleh IGCN, tidak bisa dilakukan oleh UN, tidak bisa dilakukan oleh perusahaan kecil, tapi semua bersama-sama gotong royong," ucapnya

(Nopita Dewi)