Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah, BI Rate Tetap 5,75%

20 August 2026 12:47

Jakarta: Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18-19 Agustus 2026. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak ekonomi global.

Selain BI-Rate, BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen dan Lending Facility di level 6,5 persen.

Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti mengatakan kebijakan tersebut sejalan dengan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak gejolak global, termasuk akibat konflik di Timur Tengah.

BI juga tetap menargetkan inflasi 2026 dan 2027 berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus satu persen, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Memperkuat efektivitas implementasi kebijakan moneter untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam kisaran 2,5 plus minus 1 persen,” ujar Destry dalam tayangan Zona Bisnis Metro TV, Kamis 20 Agustus 2026.

Selain kebijakan suku bunga, BI akan memperluas kebijakan insentif untuk meningkatkan aliran masuk modal asing dan memperkuat stabilitas rupiah.

"Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi," ungkapnya.

Ia menjelaskan, kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.

"Kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran," ujar dia.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X