Bulan Dzulhijah? Penulisan yang Benar Bagaimana?-Jadi Lebih Paham

M Sholahadhin Azhar • 28 May 2026 10:45

Jakarta: Masih banyak masyarakat yang menulis nama bulan dalam kalender Hijriah sebagai “Dzulhijah”. Padahal, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penulisan yang benar adalah Zulhijah, tanpa huruf D di depannya.

Kesalahan penulisan ini cukup sering ditemukan, terutama saat memasuki musim haji dan Hari Raya Iduladha. Karena itu, penting untuk memahami bentuk baku yang sesuai dengan aturan bahasa Indonesia.
 

 

Penulisan yang Benar Menurut KBBI

Merujuk pada KBBI, bentuk baku yang digunakan adalah Zulhijah.

Penulisan ini mengikuti pedoman penyerapan bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia. Huruf Arab zal diserap menjadi huruf “z”, sehingga tidak menggunakan tambahan huruf “d” di depan.

Karena itu, bentuk “Dzulhijah” dikategorikan sebagai penulisan tidak baku dalam bahasa Indonesia.

Apa Arti Zulhijah?

Zulhijah merupakan bulan ke-12 dalam kalender Hijriah. Bulan ini identik dengan pelaksanaan ibadah haji dan Hari Raya Iduladha.

Dalam kalender Hijriah, Zulhijah terdiri dari 29 hari dan menjadi salah satu bulan penting bagi umat Islam.

Penggunaan kata baku penting agar penulisan dalam berita, dokumen resmi, maupun media sosial lebih sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Selain Zulhijah, masih ada beberapa istilah serapan dari bahasa Arab yang sering keliru penulisannya dalam penggunaan sehari-hari.

Nah, mulai sekarang jangan sampai salah lagi ya. Penulisan yang benar menurut KBBI adalah Zulhijah, tanpa huruf D di depannya.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Muhammad Fauzan)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)