Banggar Minta Pemerintah Jaga Kesehatan Fiskal di Tengah Tekanan Global

1 April 2026 15:52

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menegaskan pemerintah perlu menjaga kesehatan fiskal di tengah tekanan global. Salah satunya melalui realokasi anggaran pada belanja yang belum mendesak.

"Pemerintah pasti akan melakukan realokasi. Realokasi penambahan prioritas, pemerintah pasti akan menunda yang masih bisa ditunda programnya. Termasuk saya menghimbau pemerintah, minta supaya kompensasi listrik buat orang kaya dan industri setop." kata Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Rabu, 1 April 2026.
 

Baca juga: Tarif Listrik April–Juni 2026 Tidak Naik, Pemerintah Jaga Daya Beli


Di gedung DPR RI, Said menyebut realokasi anggaran menjadi langkah utama untuk menjaga stabilitas APBN. Pemerintah juga diminta menjaga target pertumbuhan ekonomi, stabilitas inflasi, serta nilai tukar rupiah melalui bauran kebijakan fiskal dan moneter. Selain itu, pemerintah didorong memanfaatkan sisa anggaran lebih secara terukur.

"APBN tetap harus targeted, inflasi harus dijaga, depresiasi rupiah juga harus dijaga, perlu kebijakan bauran fiskal dan moneter, dan ditampakkan ke publik kerjasamanya baik BI maupun pemerintah. Kemudian pemerintah saya mempersilahkan sebagai Ketua Banggar untuk juga mempergunakan SAL secara terukur." ucapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)