Sembilan nyawa melayang dalam serangkaian pembunuhan berantai oleh Wowon, Duloh, dan Dede di Cianjur, Bekasi dan di Perairan Selat Bali. Namun kasus pembunuhan berantai atau serial killer bukanlah pertama kalinya terjadi di Indonesia.
Sebelumnya sudah terjadi beberpa kasus yang menggemparkan Tanah Air kasus pembunuhan berantai alias serial killer di Indonesia. Berikut sejumlah kasus pembunuhan berantai yang pernah terjadi di Indonesia.
1. Ahmad Suradji , dukun, 42 korban, aksi kejahatan 1986-1994, di Desa Sei Semayang , Sumatera Utara, vonis mati 1998, di eksekusi 2008.
2. 2. Babe, penjual rokok, 14 korban anak-anak, aksi kejahatan 1993-2008, Jakarta, vonis mati 2011, belum di eksekusi .
3. Robot Gedek, 12 korban, aksi kejahatan 1994-1996, Jakarta, vonis mati 1997, mati serangan jantung 2007
Menurut beberapa penelitian, orang dapat melakukan pembunuhan karena ada beberapa faktor. Penelitian scan otak pada pelaku pembunuhamn menunjukkan, wilayah yang disebut Lateral Orbitofrontal Cortex (OFC) menjadi aktif pada orang-orang yang membenarkan kejahatan. Orang dapat melakukan pembunuhan salah satunya karena emosi yang tidak bisa dikendalikan, motif uang dan harta, dan juga motif uang atau harta.
Dalam kasus pembunhan berantai yang dilakukan Wowon cs, polisi mengidentifikasi adanya motif penggandaan uang dan upaya menutupi tindak kejahatan. Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mengetahui jumlah korban dan motif lain pelaku sehingga tega menghabisi nyawa para korbannya.