NEWSTICKER

BMKG: Fenomena Low Pressure Area Dapat Mengurangi Intensitas Cuaca Ekstrem di Indonesia

28 December 2022 22:14

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis potensi cuaca ekstrem di Indonesia hingga Januari 2023. Namun, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan saat ini BMKG mendeteksi adanya fenomena Low Pressure Area, di mana fenomena ini bisa mengurangi intensitas cuaca ekstrem yang terjadi di Indonesia.

"Ada fenomena yang semakin menguat, yakni fenomena Low Presure Area di daratan Australia bagian utara. Selain itu, adanya Bibit Cyclon 95W di sekitar Filipina atau di sebelah utara Sulawesi Utara dan Kalimantan Utara. Dengan adanya fenomena ini, akan membloking pergerakan angin dan awan sampai awal tahun. Jadi, tingkat ekstremitasnya cuaca yang terjadi akan melemah," ujar Dwikorita, Rabu (28/12/2022).

Selain itu, Dwikorita juga menjelaskan cuaca ekstrem seperti curah hujan yang tinggi disertai angin dan kilat akan terjadi di Indonesia. Namun, tidak sampai terjadi badai.

Kepala BMKG mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan liburan akhir tahun, untuk terus memonitor perkembangan informasi cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG agar terhindar dari berita bohong atau hoax.