6 October 2022 15:30
Kementerian Pertanian menyiapkan sejumlah langkah dalam menghadapi krisis pangan global dengan memberikan fasilitas pembiayaan pertanian seperti asuransi pertanian dan kredit usaha rakyat (KUR). Pembiayaan ini diharapkan mengurangi risiko produksi pangan jika petani mengalami gagal panen.
Menurut Direktur Jenderal Prasarana Dan Sarana Pertanian Ali Jamil, pemerintah mendukung pembangunan pertanian nasional menghadapi krisis pangan global, Kamis (6/10/2022). Mulai dari budi daya fasilitasi pembiayaan dan asuransi, pemasaran hingga strategi untuk meningkatkan produksi dalam negeri sehingga bisa mengurangi impor dan meningkatkan ekspor.
Menurut Ali Jamil, Kementan telah memberikan asuransi usaha tani padi dan ternak di 13 kabupaten yang masuk dalam proyek upland atau pengembangan komoditas pertanian unggulan berorientasi ekspor. Fasilitas pembiayaan dan asuransi ini bekerja sama dengan lembaga Internasional Fund for Agriculture Development (IFAD) dan ISDB untuk meminimalisir risiko gagal produksi.