23 August 2022 20:15
Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan dan Majelis Kehormatan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengeluarkan pernyataan yang meminta Suharso Monoarfa mundur dari Ketua Umum PPP. Pernyataan sikap tersebut tercantum dalam sebuah surat yang ditanda tangani ketua majelis syariah PPP KH Mustofa Aqil Siraj, Ketua Majelis Pertimbangan PPP Muhammad Mardiono, dan Ketua Majelis Kehormatan Zarkasih Nur.
Ada sejumlah pertimbangan yang meminta Suharso Monoarfa mundur. Pertama, berkembang suasana tidak kondusif dan kegaduhan di internal partai serta kiai karena pidato Suharso dalam forum pendidikan antikorupsi bagi PPP yang diselenggaran KPK pada 15 Agustus lalu. Pernyataannya dianggap menyinggung yaitu pemberian sesuatu ketika silaturahmi atau sowan kepada pada kiai.
Ketiga majelis tersebut menilai pernyataan Suharso adalah bentuk ketidakpantasan dan kesalahan seorang pemimpin partai islam. Suharso diminta mundur karena banyak protes serta demonstrasi terhadap kepemimpinan Suharso.