NEWSTICKER

Wacana Penghapusan Daya Listrik 450 VA, Pengamat: PLN Mengalami Oversupplay Sampai 3 GW

16 September 2022 13:00

Munculnya wacana penghapusan daya listrik subsidi 450 VA menuai beragam respon dari masyarakat. Jika daya listrik 450 VA dihapuskan maka PLN bisa lebih menghemat pengeluaran untuk biaya oversupply. Namun, imbasnya biaya tagihan listrik masyarakat akan membengkak. 

Menurut Pengamat Energi, Kurtubi rencana tersebut dipicu fakta bahwa PLN mengalami oversupplay 3 gigawatt. Hal ini yang mestinya disinggung oleh pemerintah adalah kondisi PLN yang mengalami oversupply karena membeli listrik dari Independent Power Producer (IPP). 

"Karena jelas sangat merugikan PLN, pakai tidak pakai tetap bayar. Disisi lain kegiatan industri ini masih belum maksimal sehingga banyak listrik yang oversupply sampai 3 gigawat," Jelas Kurtubi, Jumat (16/9/2022).

Kurtubi berpendapat, kondisi ini adalah imbas dari kesalahan master plan perencanaan kelistrikan nasional beberapa tahun lalu, yang membangun sebanyak 35.000 megawatt. Pemerintah harus lebih bijak mengambil langkah. Yang lebih urgent adalah bukan melakukan penghapusan daya listrik 450 VA namun melakukan renegosiasi dengan IPP. Karena pengarahan ke 900 VA pada akhirnya bertujuan untuk mencabut subsidi listrik. 

"Yang harus dilakukan negara adalah negosiasi dengan suplayer listrik dari PT Batu Bara yang pemiliknya sekaligus penambang batu bara. Tidak boleh rakyat kecil dikorbankan," tegas Pengamat Energi Kurtubi.