Kemenkeu Tolak Keras Label Setan dan Iblis dari Bupati Meranti

13 December 2022 20:08

Pihak Kementerian Keuangan menolak keras pernyataan Bupati Meranti Muhammad Adil tentang label iblis dan setan yang ditujukan kepada Kementerian Keuangan. Sejauh ini Kemenkeu telah melakukan berbagai cara untuk bisa mendukung pemerintah daerah dari sektor keuangan agar semakin kuat.

Bupati Meranti Muhammad Adil meluapkan kekesalannya ke Kemenkeu lantaran merasa dana yang diperoleh daerah dari pusat tidak sesuai dengan banyaknya minyak yang dihasilkan di wilayahnya. Dalam rapat koordinasi pengelolaan pendapatan belanja daerah di Pekanbaru 9 November lalu Adil mempertanyakan soal Dana Bagi Hasil (DBH) produksi minyak di Kepulauan Meranti. 

Menurut Bupati Meranti Muhammad Adil, DBH produksi minyak Meranti terus meningkat di tengah terkereknya harga minyak dunia dan naiknya nilai tukar Dolar AS. Lantaran kesal saat meminta jawaban perihal asumsi harga minyak USD 100 per barel, Adil menyebut Kementerian keuangan diisi iblis dan setan.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo mengatakan, meski alokasi DBH Migas Kabupaten Meranti turun, alokasi dana alokasi umum ke daerah justru naik 3,67% menjadi Rp422,56 miliar. Yustinus juga menyampaikan per 9 Desember 2022 Kabupaten Kepulauan Meranti baru merealisasikan belanja wajib 9,76% jauh dari rerata nasional yang mencapai 33,73%.

(Yoga Adhitama)


Close Ads X
Close Ads X