NEWSTICKER

Ongkos Haji Diusulkan Naik, Dirjen PHU: Untuk Lindungi Nilai Manfaat Seluruh Jemaah

21 January 2023 19:51

Biaya Haji 2023 diusulkan naik karena sejumlah komponen. Namun, pemerintah memilih menaikkan biaya yang disetorkan calon jemaah dibandingkan mengambilnya dari nilai manfaat haji. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag menegaskan skema yang diusulkan pemerintah ini justru demi melindungi nilai manfaat haji. 

"Nilai manfaat itu kan milik 5,3 juta jemaah haji yang sudah menitipkan uangnya di BPK. Kita ingin pendekatan yang lebih proporsional. Jangan sampai kita di awal mudah, banyak sekali nilai manfaat yang digunakan. Sementara nanti kita akan struggling, berat di tiga-empat tahun berikutnya," jelas Dirjen PHU Kemenag Prof. Hilman Latief.

Senada dengan hal itu, pengamat kebijakan haji dan umrah, Ade Marfuddin mengimbau calon jemaah haji tidak berharap sepenuhnya pada dana manfaat. Sebab, biaya haji sejatinya menjadi tanggungan peserta seluruhnya. Karena haji harus memenuhi aspek istito'ah atau kemampuan secara finansial maupun kesehatan.

"Jemaah harus paham dan sadar, ini adalah istito'ah. Maka harus dicukupi pembekalannya, jangan mengandalkan optimalisasi. Saya bilang optimalisasi itu adalah jalan akhir," ujar Ade Marfuddin

Ade juga menjelaskan, kenaikan biaya haji yang ditanggung jemaah itu imbas dari dikuranginya porsi pembiayaan dari BPKH. Kebijakan itu, diambil karena hasil evaluasi pembiayaan haji 2022.

Sebelumnya, biaya perjalanan ibadah haji atau Bipih Tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi diusulkan menjadi Rp69.193.733 per orang. Angka tersebut mencakup 70?ri rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang diusulkan yaitu Rp98.893.909 per orang