Kebakaran TPA Jatibarang Belum Padam, Pemkot Semarang Kaji Rekayasa Cuaca dan Water Bombing

3 October 2026 17:52

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, masih berkobar hingga hari keempat. Kebakaran yang terjadi sejak Rabu, 30 September 2026 malam tersebut melanda Zona 1, Zona 2, dan Zona 3 dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.

Dikutip dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu, 3 Oktober 2026, meskipun medan berat dan hembusan angin kencang menjadi tantangan bagi para petugas, Kepala BPBD Kota Semarang menyebut upaya pemadaman menunjukkan hasil positif. Luas area yang masih terbakar kini menyusut dan tersisa sekitar 20 hingga 40 persen. Petugas mencurigai tingginya kandungan gas metana yang terperangkap di dalam tumpukan sampah menjadi pemicu maraknya kobaran api.

Guna memadamkan bara api di lapisan dalam, tim gabungan Damkar dan BPBD menerapkan langkah teknis berupa injeksi air hingga kedalaman 5 sampai 10 meter, dibantu alat berat ekskavator untuk meratakan tumpukan sampah. Pemerintah Kota Semarang juga berkoordinasi dengan BNPB untuk mengkaji peluang pengerahan helikopter water bombing serta operasi rekayasa cuaca.
 



Sebaran asap dari kebakaran ini berdampak pada lima kecamatan, yakni Kecamatan Mijen, Gunungpati, Tugu, Ngaliyan, dan Semarang Barat. Sebagai langkah antisipasi kesehatan, puskesmas terdekat disiagakan dan masker dibagikan kepada masyarakat.

Selain itu, aktivitas pembelajaran di sekolah-sekolah terdampak dialihkan secara daring (PJJ) dari rumah, kecuali bagi siswa kelas 6 yang sedang mengikuti simulasi asesmen.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X