7 November 2026 15:00
Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui jalur udara di Kalimantan Timur resmi dimulai. Pemerintah Australia memberikan dukungan berupa armada pesawat pengebom air (water bombing) untuk membantu mengatasi kebakaran yang mengancam kawasan permukiman warga.
Dalam operasi tersebut, Australia mengerahkan satu unit pesawat Large Air Tanker (LAT) jenis Lockheed C-130 Hercules milik New South Wales (NSW) Rural Fire Service. Pesawat ini memiliki kapasitas angkut air hingga 15 ribu liter.
Selain Hercules, satu unit pesawat Cessna Citation turut diterjunkan sebagai pesawat pemandu operasi udara. Misi tersebut juga didukung 20 personel spesialis penerbangan yang dipimpin Chief Superintendent Matthew Reeves.
Dinukil dari tayangan Metro Siang Metro TV, Sabtu, 7 November 2026, penyiraman perdana dilakukan di kawasan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, pada Jumat siang. Operasi kemudian dilanjutkan dengan penerbangan sorti kedua untuk menjangkau sejumlah titik panas (hotspot) lain di wilayah sekitarnya.