NEWSTICKER

Tim Pencari Fakta Menilai BPOM Ikut Bertanggung Jawab Atas Kasus Gagal Ginjal Akut

17 November 2022 17:29

Anggota tim pencari fakta kasus gagal ginjal akut Tulus Abadi menilai BPOM melempar tanggung jawab dalam kasus gagal ginjal akut. Tulus menyatakan BPOM juga ikut bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan pasca pasar atau pengawasan terhadap industri yang telah diberikan izin edar.

"Sangat wajar publik menilai ini tanggung jawab BPOM karena ini termasuk ranah bisnisnya BPOM," ujar Anggota tim pencari fakta kasus gagal ginjal akut Tulus Abadi.

Diketahui, sejumlah perusahaan sudah masuk dalam daftar pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya 199 anak karena gagal ginjal akut. Kejadian ini dikatakan bentuk kejahatan yang dilakukan secara sistematis yang melibatkan banyak pihak.

Saat ini tim penyidik terus melakukan penelusuran mengenai proses distribusi bahan baku Etilen glikol dan Dietilen glikol yang terkandung dalam obat sirop yang menyebabkan gagal ginjal akut pada anak di Indonesia, termasuk pengawasan yang dilakukan oleh BPOM dan juga Kementerian Kesehatan.

Tulus menegaskan pemerintah harus berikan perlindungan terhadap korban dan keluarga korban, serta masyarakat, agar kejadian kasus gagal ginjal akut ini terjadi kembali.