17 October 2022 21:10
Aktivis Gerakan Nasional Anti Narkoba (GRANAT), Asep Iwan Iriawan mengapresiasi Kapolri karena membuka kasus peredaran narkoba Irjen Teddy Minahasa di tengah kasus Sambo yang telah membuat citra Polri jatuh. Asep menyebut, hal ini merupakan kesempatan bersih-bersih di internal kepolisian.
Asep menambahkan, kasus narkoba yang menjerat jenderal kepolisian merupakan peristiwa yang mengerikan. Ia menilai, hukum di Indonesia mati karena penegak hukumnya sendiri yang melakukan kejahatan dan meminta kepolisian membuka kasus kejahatan di internal Polri seterang-terangnya dan transparan.
"Kita menunggu pelaku-pelaku lainnya untuk dibuka dan saya kira seluruh rakyat Indonesia akan di belakang polisi kalau memang itu mau transparansi atau memang dihukum keras dan tegas," ujar Asep Iwan Irawan.