12 October 2022 09:05
Kepala Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan bahwa pasukan Rusia telah melakukan serangan besar-besaran dengan senjata presisi jarak jauh berbasis udara dan laut terhadap fasilitas komando dan kontrol militer serta sistem energi Ukraina. Hal itu disampaikan dalam sebuah video yang dirilis, Selasa (11/10/2022).
Konashenkov menambahkan bahwa tujuan serangan telah tercapai. Bahkan semua objek yang dituju berhasil dihancurkan, termasuk dua fasilitas penyimpanan bahan bakar di wilayah Dnipropetrovsk, serta lima depot amunisi, roket dan artileri di dekat Mykolaiv.
Setidaknya satu orang tewas di Zaporizhzhia pada Selasa waktu setempat, setelah putaran baru serangan rudal Rusia menghantam kota di Ukraina selatan tersebut selama tiga hari berturut-turut.
Sebuah toko mobil dan area servis juga hancur akibat serangan Rusia. Menurut Sekretaris Dewan Kota Zaporizhzhia, Anatoliy Kurtev, dalam serangan tersebut rudal Rusia juga menghantam sebuah sekolah, fasilitas medis dan bangunan tempat tinggal.
Sementara itu, layanan darurat Ukraina mengatakan 12 rudal S-300 menghantam fasilitas umum dan memicu kebakaran besar di daerah tersebut. Menurut pihak berwenang Ukraina, setidaknya terdapat 19 orang tewas di Ukraina dan menuduh Rusia sebagai teroris di sidang umum PBB. Kini pasokan listrik di 300 wilayah di Ukraina terhenti karena serangan Rusia.