20 December 2022 18:55
Terdapat perbedaan hasil forensik pada jasad Brigadir J sebelum dan sesudah autopsi ulang. Meski ada dua perbedaan hasil, kedua dokter yang menangani autopsi jenazah Brigadir J sepakat ada dua tembakan yang berakibat fatal yakni di dada dan di belakang kepala.
Ahli Forensik RSCM, Ade Firmansyah mengatakan meski kedua tembakan tersebut mematikan tetapi tembakan di belakang kepala Brigadir J mampu membuat kematian seketika.
"Ada beberapa luka tembak masuk. Luka di dada kanan Brigadir J juga merupakan luka mematikan. Jadi, tidak ada luka di belakang kepala pun juga menimbulkan kematian. Namun, tembakan di belakang kepala mampu membuat kematian seketika," ujar Ade Firmansyah, Selasa (20/12/2022).
Sementara itu, Ahli Hukum Pidana Hibnu Nugroho menjelaskan dengan adanya perbedaan dari hasil autopsi ini bukan berarti berbeda melainkan saling menguatkan.
"Perbedaan hasil dari forensik ini bukan berarti berbeda tetapi saling menguatkan. Mungkin autopsi yang pertama dilakukan tergesa-gesa dan autopsi yang kedua dilakukan dengan hati-hati karena ini soal pembuktian yang serius, karena sudah sampai kepada publik. Jadi, autopsi pertama dan kedua akan saling menguatkan," jelasnya.