NEWSTICKER

Kementerian Pertanian Gencarkan Penandaan dan Pendataan Ternak Pasca-vaksinasi PMK

26 October 2022 14:52

Kementerian Pertanian bekerja sama dengan TNI melaksanakan akselerasi dan menggencarkan pelaksanaan penandaan dan pendataan ternak pasca-vaksinasi penyakit mulut dan kuku atau PMK di Jawa Barat. Berdasarkan data BPS 2021, tercatat sebanyak 278.168 ekor yang terdiri dari 208.740 ekor ternak rakyat di 27 kabupaten/kota dan 69.428 ekor di 25 perusahaan peternakan di Jawa Barat telah dilakukan penandaan dan pendataan.

Kementerian Pertanian menggelar acara koordinasi kegiatan penandaan dan pendataan ternak sebagai bentuk tindak lanjut perjanjian kerja sama Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan Asisten Teritorial yang telah ditandangani Juli 2022 lalu. Salah satu pilot projectnya adalah kegiatan pendampingan dan pengawalan oleh TNI di provinsi Jawa Barat.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Dirjen PKH, Agung Suganda mengatakan, kegiatan penandaan dan pendataan ternak baik sapi dan kerbau pasca-vaksinasi sangat penting untuk identifikasi ternak, sehingga pelaksanaan vaksinasi mampu ditelusuri.

Pendataan secara digital ini sekaligus untuk memonitoring jumlah populasi hewan, status reproduksi, dan distribusi melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Ternak yang telah divaksin akan diberi identitas berupa eartag secure QR code atau anting ternak.

Program penandaan dan pendataan ternak secara digital ini merupakan bentuk terobosan sistem pendataan di tingkat nasional ataupun daerah. Pendataan ini ditargetkan selesai dalam dua bulan kedepan.