NEWSTICKER

IHSG Melemah Menjadi 0,55 persen di Level 7.278

14 September 2022 17:19

Pergerakan indeks global anjlok, Selasa (13/9/2022) malam, IHSG sempat melemah 1 persen, namun saat penutupan kelemahan berkurang menjadi 0,55 persen di level 7.278.

Sentimen penggerak IHSG dikarenakan inflasi Amerika Serikat pada Agustus 2022 lebih tinggi dari ekspektasi pelaku pasar di level 8,3 persen. 

Berdasarkan survei CMI Group ada kemungkinan sebesar 32 persen, defet akan menaikan suku bunga acuan sampai 100 basis poin. 

Indeks Asia melemah 1-2 persen. Indeks Jepang dan Hongkong melemah hingga 2 persen, bahkan indeks Singapura melemah 1 persen. 

Di pasar saham Indonesia, saham sektor industri dasar dan saham dasar industri turun paling tajam lebih dari 1 persen. Namun ada sektor energi yang masih menguat 0,8 persen seiring dengan kenaikan harga batu bara di pasar internasional.

Harga batu bara pada Desember 2021 masih naik sebesar 1,2 persen seharga $413 Amerika Serikat