NEWSTICKER

Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Ada 'Gladi' Pembunuhan Brigadir J

22 January 2023 18:11

Misteri mengenai siapa yang berada di balik gerakan bawah tanah yang memengaruhi putusan pengadilan untuk Ferdy Sambo kian tersingkap. Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak menyebut kematian Brigadir J sudah dipersiapkan dari jauh hari, bahkan ada gladi resik pembunuhan Brigadir J.

Menurutnya, pembunuhan Brigadir J sudah dirancang jauh sebelum Putri Candrawathi, Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf dan mendiang Brigadir J pergi ke Magelang. Namun, Kamarudin tak menyebut siapa pihak yang disebut-sebut mengatur gladi resik tersebut.

Pakar Intelejen Soleman Ponto menduga dari sudut pandang intelijen, sudah ada indikasi terjadinya gerakan bawah tanah untuk mengatur putusan pengadilan untuk Ferdy Sambo. Menurut Soleman, apa yang dilakukan Ferdy Sambo telah memenuhi semua unsur tuntutan maksimal, tapi jaksa urung memberikan tuntutan maksimal.

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD meminta pihak yang mengetahu adanya gerakan bawah tanah untuk mengatur kasus Sambo, segera melapor kepada pemerintah. Mahfud juga memastikan bahwa jaksa sudah bersikap independen dalam menjalankan tugasnya.

Jaksa telah menyampaikan tuntutan kepada para terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Ferdy Sambo dituntut seumur hidup, Richard Eliezer dituntut 12 tahun penjara, serta Putri Candrawati, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf masing-masing 8 tahun penjara.