Jakarta: Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah Al-Sattari menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh pemerintah dan masyarakat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Hal tersebut disampaikan dalam acara peringatan Hari Nakba yang digelar di Taman Ismail Marzuki pada Minggu, 17 Mei 2026. Dalam pernyataannya, Al-Sattari menyoroti penderitaan rakyat Palestina yang menurutnya telah berlangsung sejak 1948 akibat pendudukan Israel di wilayah Palestina.
Ia menyebut konflik yang berkepanjangan telah menyebabkan ribuan warga
Palestina kehilangan nyawa serta berdampak pada hilangnya rumah dan lahan milik masyarakat sipil.
Selain itu, Al-Sattari juga menyinggung kesepakatan
Board of Peace (BOP) yang ditandatangani Hamas pada September 2025 di Sharm El-Sheikh, Mesir. Menurutnya, kesepakatan tersebut bertujuan menghentikan perang dan penderitaan rakyat Gaza, termasuk membuka akses bantuan makanan dan jalur perbatasan Rafah.
Dubes Palestina menegaskan, rakyat Palestina berharap perang segera dihentikan agar kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal. Menurutnya, warga Gaza ingin anak-anak mereka kembali bersekolah serta memperoleh akses makanan dan obat-obatan yang layak. Dalam kesempatan tersebut, Al-Sattari juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Indonesia terhadap Palestina.
“Seluruh rakyat Palestina di berbagai belahan dunia memperingati Hari Nakba. Kami terus berupaya bersama rakyat Indonesia untuk mengingatkan dunia tentang sejarah, tanah, dan perjuangan damai rakyat Palestina. Kami beruntung memiliki dukungan besar dari Presiden Republik Indonesia, pemerintah, dan seluruh rakyat Indonesia. Terima kasih banyak,” ujar Al-Sattari.
Peringatan Hari Nakba sendiri menjadi momentum bagi rakyat Palestina untuk mengenang peristiwa pengungsian besar-besaran dan hilangnya wilayah Palestina sejak 1948.