PWGSU Dukung Komitmen Pada Perdamaian

19 April 2026 13:14

Persatuan Warga Gereja Sumatera Utara (PWGSU) menggelar ibadah perayaan Paskah dan deklarasi Persatuan Warga Gereja Sumatera Utara. Dalam perayaan tersebut, PWGSU menegaskan sikap gereja yang mendukung komitmennya pada perdamaian dan nilai-nilai kemanusiaan.

Meski tidak menjadi bagian dari deklarasi resmi, gereja-gereja yang tergabung dalam PWGSU menyampaikan pandangannya terhadap konflik antar negara, yaitu menolak perang dan tidak memihak pada pihak manapun. Gereja menilai setiap perang hanya menimbulkan kerugian, baik korban jiwa, kerusakan maupun dampak yang meluas ke berbagai negara lain.
 

Baca juga: Paus Leo XIV Kecam Penguasa Perang Perusak Dunia


Oleh karena itu, penyelesaian konflik dinilai harus mengedepankan dialog dan jalur damai, serta mendorong seluruh umat untuk terus mendoakan agar perang segera berakhir. Gereja juga menyoroti dampak ekonomi dan sosial akibat perang. Sumber daya yang digunakan untuk konflik dinilai lebih bermanfaat jika dialihkan untuk pembangunan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sikap ini, PWGSU menegaskan perannya sebagai bagian dari gereja yang tidak hanya membangun persaudaraan internal, namun juga menyuarakan nilai perdamaian dan kemanusiaan bagi dunia.

"Secara eksplisit memang dalam deklarasi hari ini kita tidak menyentuh isu ini tetapi yang jelas sebagai gereja itu pada prinsipnya mencintai perdamaian tidak menghendaki perang. Jadi gereja dalam peran ini tidak dalam posisi memihak kepada satu negara karena kami berpikir bahwa siapa pun memerangi siapa, semuanya kalah tidak ada yang menang." kata Ephorus HKBP, Pdt. Victor Tinambunan, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Minggu, 19 April 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)