Jemaah Haji 2026 Mulai Masuk Asrama, Proses Administrasi hingga Kesehatan Diperketat

21 April 2026 15:35

Proses pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 resmi dimulai. Para calon jemaah haji dari berbagai daerah di Indonesia kini mulai memasuki asrama haji untuk menjalani serangkaian persiapan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Di Embarkasi Jakarta Pondok Gede, kloter pertama jemaah haji telah tiba sejak Selasa pagi, 21 April 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. 

Setibanya di lokasi, jemaah langsung menjalani sejumlah tahapan penting seperti pemeriksaan dokumen, pengecekan kesehatan, hingga pengumpulan koper. Selain itu, jemaah juga dibantu dalam proses aktivasi aplikasi Nusuk, platform resmi dari pemerintah Arab Saudi yang digunakan untuk mendukung kelancaran ibadah haji.

Setelah seluruh proses administrasi rampung, jemaah akan diarahkan menuju kamar yang telah disiapkan di asrama. Fasilitas yang tersedia disebut setara hotel berbintang, lengkap dengan pendingin ruangan, kamar mandi dalam, perlengkapan mandi, hingga kulkas kecil dan lemari penyimpanan.

Para jemaah juga akan menerima uang saku sekitar Rp3 juta hingga Rp3,5 juta per orang. Untuk konsumsi, pihak asrama menyediakan tiga kali makan dan dua kali makanan ringan setiap harinya.

Kloter pertama dari Jakarta dijadwalkan berangkat menuju Arab Saudi pada Rabu dini hari, 22 April 2026, pukul 00.45 WIB. Secara keseluruhan, terdapat 19 kloter yang akan diberangkatkan dari Jakarta secara bertahap hingga awal Mei mendatang.



Sementara itu, di Embarkasi Makassar, proses serupa juga telah berlangsung. Sebanyak 387 jemaah kloter pertama asal Kabupaten Soppeng dan Kota Makassar telah tiba dan diterima di Asrama Haji Sudiang.

Tahun ini, Embarkasi Makassar akan melayani sekitar 16.750 jemaah dari delapan provinsi di Indonesia bagian timur. Setibanya di asrama, jemaah langsung diarahkan oleh petugas untuk mengikuti alur layanan terpadu, mulai dari pembagian dokumen perjalanan seperti paspor dan visa, hingga pemeriksaan kesehatan oleh petugas KKP.

Jemaah juga menerima kartu identitas, kartu makan, serta living cost sebesar 750 riyal. Khusus bagi jemaah perempuan usia subur, dilakukan pemeriksaan tambahan guna memastikan kondisi kesehatan sebelum keberangkatan.

Berbeda dari tahun sebelumnya, distribusi kartu Nusuk kini dilakukan langsung di asrama melalui sistem one stop service. Sistem ini memungkinkan seluruh layanan, termasuk dari pihak syarikah, terpusat di satu lokasi sehingga mempermudah jemaah dalam mengakses layanan selama di Arab Saudi. Setelah seluruh tahapan selesai, jemaah akan beristirahat selama 24 jam sambil mengikuti pembekalan manasik dan siraman rohani sebelum diberangkatkan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)