1 March 2026 23:48
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung keberhasilan program pemerintah melalui pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Kali ini, fokus pembiayaan diarahkan pada program "Gentengisasi" demi meningkatkan kualitas dan kenyamanan hunian masyarakat. Dukungan strategis ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat untuk menggunakan material atap yang lebih sejuk dan layak, seperti genteng, dibandingkan dengan penggunaan seng atau asbes.
Komitmen kuat tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, yang didampingi oleh Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto. Pernyataan ini mengemuka saat menerima kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di BRILiaN Club, Jakarta, pada Jumat, 27 Februari 2026.
Pertemuan penting tersebut turut dihadiri oleh Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Bupati Majalengka Eman Suherman, serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman.
Dalam kesempatan tersebut, Hery Gunardi menegaskan bahwa BRI mengambil peran strategis sebagai fasilitator pembiayaan antara pengusaha genteng lokal dan pihak developer atau pengembang perumahan. Skema pembiayaan ini akan segera difasilitasi oleh BRI begitu terdapat kontrak kerja sama resmi antara pengusaha dan pengembang.
"Peran BRI berada di tengah. Ketika sudah ada kontrak antara pengusaha genteng dan developer atau user, BRI siap memfasilitasi pembiayaannya. Kebetulan kita sudah ada KUR Perumahan, bahan bangunan seperti ini merupakan bagian dari KUR Perumahan. Sebagai bank yang DNA-nya memang berpihak pada usaha kecil dan rakyat, sesuai dengan namanya Bank Rakyat Indonesia, kami siap menyediakan pembiayaan untuk mendukung kebutuhan tersebut," tegas Hery.
Apresiasi Menteri PKP dan Efek Ganda Ekonomi
Langkah BRI dalam menyalurkan KUR Perumahan ini diyakini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas hunian masyarakat secara fisik. Lebih dari itu, kucuran dana ini akan mendorong efek berganda yang masif bagi roda perekonomian daerah.
Aktivitas produksi UMKM bahan bangunan akan meningkat, rantai pasok industri perumahan menjadi lebih kuat, serta terbukanya peluang lapangan kerja baru di berbagai daerah. Rangkaian dampak positif ini secara langsung mendukung pemerataan pembangunan nasional sesuai dengan visi Asta Cita.
Konsistensi BRI dalam mengawal program perumahan rakyat ini pun mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah. Menteri PKP, Maruarar Sirait, menyambut baik langkah proaktif perbankan pelat merah tersebut dalam memberdayakan UMKM lokal sekaligus menyukseskan program penyediaan hunian layak.
"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BRI atas komitmennya dalam memastikan KUR Perumahan terserap dengan sangat baik. Hingga saat ini, BRI merupakan bank penyalur terbesar KUR Perumahan. Peran dan dukungan BRI tentu sangat strategis dalam memperkuat program perumahan rakyat," ungkap Maruarar Sirait.
Melalui sinergi yang terbangun antara pemerintah, perbankan, dan pelaku UMKM industri genteng, kesejahteraan masyarakat diharapkan dapat terangkat mulai dari level yang paling mendasar, yakni tersedianya tempat tinggal yang aman, nyaman, dan memberdayakan ekonomi lokal.