17 July 2026 11:24
Tahun 2026 menjadi momen yang istimewa bagi Online Scholarship Competition atau beasiswa OSC. Memasuki tahun ke-12 penyelenggaraannya, OSC hadir dengan semangat baru melalui perubahan timeline pelaksanaan yang kini dimulai sejak awal tahun. Pendaftaran beasiswa OSC 2026 resmi dibuka pada 21 April, bertepatan dengan Hari Kartini. Menghadirkan 145 kuota beasiswa dari 10 kampus mitra bagi siswa-siswi Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Antusiasme yang luar biasa pun kembali terlihat. Dalam waktu pendaftaran yang berlangsung hingga awal Juni, lebih dari 7.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mendaftarkan diri untuk memperjuangkan kesempatan meraih beasiswa impian. Perjalanan OSC 2026 tidak berhenti di proses pendaftaran, berbagai kegiatan turut hadir untuk menjangkau lebih banyak calon mahasiswa. Mulai dari roadshow online, cerita inspiratif para awardee, hingga sesi berbagi bersama para rektor dan perwakilan kampus yang ditayangkan melalui Metro TV dan media sosial.
Seluruh rangkaian ini menjadi bagian dari komitmen OSC untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Indonesia. Setelah melalui proses seleksi yang panjang, tibalah hari yang paling dinanti-nantikan. Hari ini, Jumat, 17 Juli 2026, beasiswa OSC 2026 resmi mencapai puncak rangkaiannya melalui pengumuman awardee bersama OSC 2026.
Dalam diskusi dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat, 17 Juli 2026, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif sektor swasta dalam memperluas akses pendidikan melalui OSC.
"Pemerintah sangat mendukung langkah-langkah elemen masyarakat seperti ini. Meskipun pemerintah telah menyalurkan anggaran besar, seperti KIP-Kuliah yang mendanai lebih dari 1,2 juta mahasiswa dengan anggaran di atas Rp15 triliun, partisipasi publik tetap krusial untuk menjangkau kelompok masyarakat yang belum terakomodasi," ujar Prof. Brian.
Ia juga menekankan pentingnya pemerataan informasi beasiswa hingga ke daerah terpencil agar putra-putri daerah yang memiliki keinginan kuat namun terbatas secara ekonomi tetap bisa optimis melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Universitas Mercu Buana, sebagai salah satu mitra setia selama lebih dari satu dekade, menegaskan komitmennya dalam program ini. Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Andi Adriansyah, mengungkapkan bahwa kesamaan visi menjadi alasan utama keterlibatan mereka.
"Kami melihat mekanisme seleksi di OSC sangat kredibel, akurat, kompetitif, dan transparan. Selain itu, jangkauan OSC sangat luas hingga ke pelosok Tanah Air," kata Prof. Andi.
Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa lulusan OSC memiliki karakter yang unggul, mulai dari etos kerja keras, disiplin, hingga daya juang tinggi yang mampu menjadi pemantik prestasi di lingkungan kampus.
Satu hal yang sering menjadi kekhawatiran calon mahasiswa adalah biaya hidup selama kuliah. Menanggapi hal ini, Pemimpin Redaksi Medcom.id, Achmad Firdaus, menjelaskan bahwa OSC tidak hanya memberikan beasiswa pendidikan hingga lulus, tetapi juga dukungan biaya hidup melalui kerja sama dengan Surya Edukasi Bangsa Foundation.
"Hingga saat ini, kami telah menyalurkan bantuan biaya hidup kepada hampir 400 awardee dengan total nilai mencapai Rp4,3 miliar. Tujuannya agar mahasiswa bisa fokus penuh meningkatkan kompetensi dan mengejar prestasi tanpa terbebani masalah ekonomi sehari-hari," jelas pria yang akrab disapa Mas Daus ini.
Sejak dimulai pada 2015, Beasiswa OSC telah bekerja sama dengan lebih dari 40 perguruan tinggi dan melahirkan lebih dari 4.000 penerima beasiswa serta 2.300 alumni yang siap berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.
Pada penyelenggaraan tahun ini, terpilih 116 awardee yang resmi mendapatkan beasiswa untuk tahun akademik 2026. Bagi para finalis dan peserta yang ingin melihat detail daftar pemenang, informasi lengkap dapat diakses melalui situs resmi di osc.medcom.id.