DPR Beri Atensi Khusus Siswa SMP Ledakan Molotov di Sekolah

5 February 2026 18:40

Komisi X DPR RI memberikan atensi khusus usai adanya siswa SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, yang menjadi terduga pelaku peledakan molotov di sekolahnya. DPR bakal memanggil stakeholder terkait, salah satunya adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk mencari solusi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. 

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani menyebut, saat ini anak usia sekolah menjadi kelompok rentan untuk menjalankan aksi radikalisme.

"Lagi-lagi kita dapat berita yang tidak mengenakan, anak usia sekolah hari ini dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu sebagai eksekutor untuk melaksanakan radikalisme.” kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Kamis, 5 Februari 2026.
 

Baca juga: Siswa Pelampar Molotov ke SMPN 3 Kubu Raya Tergabung ke True Crime Community


Pola tersebut menunjukkan adanya pergeseran sasaran kelompok radikal, yang sebelumnya banyak melibatkan orang dewasa, namun kini menyasar siswa-siswi sebagai eksekutor.

“Di beberapa kejadian, siswa-siswi inilah dimanfaatkan untuk menjadi eksekutor dalam melaksanakan radikalisme,” ucapnya.

Oleh karena itu, Lalu menekankan pentingnya pengawasan dari orang tua, guru, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk mencegah anak terpapar paham radikal. 

“Pengawasan dari orang tua, guru, dan seluruh stakeholder pendidikan menjadi sangat penting.” ungkapnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)