Menjelang sore hingga malam hari, masyarakat terus meramaikan ajang Jakarta Fair Kemayoran 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu, 14 Juni 2026. Pengunjung yang hadir disuguhi oleh 1.800 stan dari 2.800 merek UMKM maupun perusahaan berskala besar yang tersebar di area pameran.
Salah satu stan yang menarik perhatian pengunjung berada di Hall C1, tepatnya di Anjungan DKI Jakarta. Di lokasi tersebut, terdapat stan milik PT LRT Jakarta yang menampilkan berbagai aktivitas edukatif dan interaktif seputar transportasi publik berbasis rel tersebut.
Selain memamerkan merchandise khas LRT, stan ini juga menyediakan buku mini yang dapat diisi dengan stempel sesuai dengan nama setiap stasiun LRT Jakarta. Namun, daya tarik utama dari stan ini adalah kehadiran program #cobainjadimasinis, di mana pengunjung dapat mencoba simulasi mengendarai kereta LRT secara langsung.
Syarat dan Cara Kerja Simulator Masinis
Untuk dapat mencoba simulasi ini, pengunjung akan dipandu langsung oleh petugas stan. Rika, salah satu petugas stan LRT Jakarta, menjelaskan bahwa ada syarat usia untuk dapat menjajal simulator tersebut.
"Syarat usianya harus lebih dari 17 tahun. Untuk anak-anak yang kurang dari 17 tahun bisa tetap mencoba, tetapi harus didampingi oleh orang tua ataupun saudara. Nanti kami akan membantu mengarahkannya," jelas Rika dikutip dari tayangan Newsline, Metro TV.
Jurnalis Metro TV, Indira Pramesti turut mencoba simulator ini. Sebelum memulai simulasi, peserta akan dipinjamkan topi khas masinis agar pengalaman terasa lebih nyata. Proses simulasi dimulai dengan memastikan seluruh pintu kereta tertutup dan mengecek sinyal hijau sebagai tanda kereta aman untuk berjalan. Peserta kemudian diminta membunyikan klakson satu kali panjang, mengarahkan tuas kemudi ke posisi
forward, lalu menekan tuas gas untuk menjalankan kereta.
"Batas kecepatannya sampai 50 kilometer per jam. Kalau misalnya kita lebih dari 50, nanti bisa kena EB atau
Emergency Brake. Emergency Brake itu adalah pengereman otomatis saat keadaan darurat, jadi kereta akan langsung berhenti," papar Rika.
Dapatkan Suvenir Menarik
Selama perjalanan simulasi di rute rel virtual Jakarta, peserta juga diajarkan prosedur saat kereta akan memasuki stasiun. Peserta harus membunyikan klakson sebanyak dua kali, lalu menyesuaikan posisi berhenti kereta dengan tanda kotak abu-abu di layar simulator.
"Ketika kita sudah berhenti, direction handle harus dikembalikan ke posisi netral. Kemudian untuk tuas gas (
handle throttle) juga harus netral, dan kita tinggal menekan tombol untuk membuka pintu," tambah Rika.
Bagi pengunjung yang berhasil menyelesaikan simulasi #cobainjadimasinis ini, pihak LRT Jakarta telah menyiapkan sejumlah hadiah menarik secara cuma-cuma.
"Setelah selesai simulasi kita bisa dapat
merchandise. Ada stempel, stiker, buku-buku, dan ada
lanyard juga. Pengunjung tinggal pilih mau hadiah yang mana," pungkas Rika.