Madinah: Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah yang memasuki hari ke-12 berjalan lancar. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh proses pelayanan jemaah tetap terkoordinasi dengan baik di berbagai titik layanan.
Hingga 2 Mei 2026, tercatat sebanyak 190 kelompok terbang (kloter) dengan lebih dari 73 ribu jemaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, lebih dari 64 ribu jemaah berada di Madinah, sementara lebih dari 7 ribu jemaah lainnya telah berada di Makkah.
Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah dilakukan secara bertahap dengan pengawalan petugas di setiap titik layanan. Skema ini diterapkan untuk memastikan perjalanan berlangsung tertib, aman, dan nyaman.
Dari sisi kesehatan, layanan terus diberikan secara menyeluruh. Ribuan jemaah telah mendapatkan perawatan rawat jalan, sementara sebagian lainnya dirujuk ke
Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun rumah sakit di Arab Saudi.
Di tengah kondisi cuaca panas, jemaah diimbau untuk menjaga kondisi fisik dengan membatasi aktivitas berlebih, tidak membawa barang berlebihan, serta memperbanyak konsumsi air putih. Jemaah juga diminta segera melapor kepada petugas apabila mengalami gangguan kesehatan.
Sejumlah jemaah mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Salah satu jemaah, Kiki, menilai respons petugas sangat cepat dalam menangani berbagai situasi.
“Pelayanannya itu tidak pakai lama. Walaupun ditelepon tetap gerak cepat. Orang hilang langsung cepat dicari, orang sakit langsung cepat ditangani, jadi tidak pakai lama,” ujarnya.
Hal senada disampaikan jemaah lainnya, Istiana, yang mengaku merasakan kenyamanan sejak keberangkatan hingga tiba di
Tanah Suci.
“Alhamdulillah pasti bahagia, terharu. Semua pelayanannya bagus mulai dari pesawat sampai hotel. Hotelnya juga bagus, makanannya enak, jadi ibadahnya lebih mudah karena keluar hotel langsung ke pelataran,” katanya.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah, sehingga rangkaian ibadah haji dapat berjalan aman, nyaman, dan sesuai dengan ketentuan.