Menko AHY Pantau Kesiapan Transportasi Mudik 2026, Pastikan Tetap Aman dan Terkendali

19 March 2026 10:58

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan kesiapan transportasi nasional menjelang arus mudik Lebaran 2026 tetap dalam kondisi aman dan terkendali.

Hal tersebut disampaikan setelah AHY melakukan pemantauan langsung dari Command Center Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Selasa, 17 Maret 2026, sebagai bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor bersama berbagai pemangku kepentingan.

Pemantauan dilakukan terhadap seluruh moda transportasi, mulai dari darat, laut, udara, hingga perkeretaapian. Dalam kesempatan itu, AHY juga berkomunikasi langsung dengan petugas di sejumlah daerah melalui sambungan virtual.
 



“Terkait transportasi darat, saya berkomunikasi dengan rekan-rekan di Aceh. Untuk sektor laut dengan KSOP Batam, Kepulauan Riau. Sektor udara dengan Bandara Juanda di Surabaya, dan perkeretaapian dengan petugas di Semarang,” ujar AHY.

Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan transportasi selama periode mudik dinilai berjalan sesuai rencana, meskipun terdapat dinamika di lapangan.

“Secara umum, pelaksanaan transportasi mudik berjalan sesuai rencana. Meskipun terdapat dinamika di lapangan, kondisinya tetap terkendali,” lanjutnya.

AHY menegaskan, pemerintah berkomitmen untuk memastikan arus mudik berlangsung aman, lancar, dan selamat bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran. Kebijakan tersebut meliputi penurunan tarif jalan tol hingga 30 persen, diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi hingga 18 persen, serta potongan harga tiket kapal laut dan kereta api hingga 30 persen.

Pemerintah melalui Kemenko Infrastruktur juga akan terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga serta memantau perkembangan di lapangan hingga periode arus balik Lebaran.

Dalam kesempatan tersebut, AHY turut mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat serta membuka ruang bagi masukan dari berbagai pihak.

“Kami mohon masukan dari lapangan dapat disampaikan, sehingga bisa menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan pada situasi tertentu,” ujarnya.

Kegiatan pemantauan ini turut dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Wakil Menteri Perhubungan, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, serta jajaran pejabat teknis lainnya dari sektor transportasi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)