1 January 2026 10:40
Jakarta: Perayaan tahun baru selalu identik dengan terompet, kembang api, hingga pelukan tepat di pukul 00.00. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa sejumlah kebiasaan modern itu ternyata berasal dari ritual kuno ribuan tahun lalu. Tradisi tersebut diwariskan lintas budaya dan terus hidup hingga saat ini.
Berikut rangkuman beberapa ritual kuno yang menjadi dasar tradisi tahun baru modern:
Sejak ribuan tahun lalu, suara keras dipercaya mampu mengusir energi buruk. Tiongkok kuno menggunakan suara keras untuk menghalau roh jahat.Bangsa Yahudi meniup shofar pada Rosh Hashanah sebagai penanda peristiwa besar.Kini, tiupan terompet saat pergantian tahun dimaknai sebagai simbol mengusir sial sekaligus menyambut harapan baru dengan sukacita.
Di beberapa wilayah Italia, tradisi ini terinspirasi dari praktik Romawi kuno bernama La Strenna, sebuah ritual membuang barang lama untuk melawan nasib buruk.Tradisi ini kini dipahami sebagai simbol membersihkan energi negatif dan membuka ruang bagi keberuntungan baru.
Kembang api modern berasal dari petasan bambu Tiongkok kuno yang dipanaskan hingga meledak. Bunyi ledakan tersebut dipercaya mampu menakut-nakuti makhluk legenda bernama Nian, yang diyakini muncul di pergantian tahun. Maknanya bertahan hingga kini: mengusir energi buruk, menandai kemenangan atas hal-hal gelap, dan merayakan harapan baru.
Tradisi Eropa kuno, terutama di Roma dan budaya Celtic, percaya bahwa apa pun yang dilakukan seseorang pada menit pertama tahun baru akan membawa pengaruh sepanjang tahun. Pelukan dan ciuman dianggap membawa keharmonisan, memperbaiki hubungan, serta menghadirkan keberuntungan bagi mereka yang melakukannya.
Perayaan tahun baru kini memang terlihat modern, tetapi akar tradisinya berasal dari ritual kuno yang sarat makna. Di balik gemerlap pesta, tradisi ini mengingatkan bahwa setiap pergantian tahun adalah kesempatan untuk meninggalkan masa lalu dan membuka lembaran baru dengan penuh harapan.
Tahun ini, tradisi mana yang ingin Anda jalani untuk menyambut awal yang lebih baik?
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Calista Vanis)