Patuna Travel Mantapkan Manasik Haji Lewat Simulasi Praktik

11 May 2026 22:00

Guna memberikan gambaran komprehensif bagi calon jemaah haji, Patuna Travel menggelar kegiatan manasik haji melalui simulasi praktik langsung. Kegiatan ini bertujuan agar jemaah tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan pengalaman spiritual dari setiap rangkaian ibadah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Jurnalis Metro TV, Wily Dharmawan melaporkan rangkaian simulasi ini mencakup tata cara penggunaan kain ihram, tawaf, hingga lempar jumrah. Selama proses berlangsung, para jemaah didampingi secara intensif oleh ustaz-ustaz pembimbing berpengalaman untuk memastikan setiap tahapan dilakukan sesuai syariat.

Esensi Ihram: Melepas Atribut Dunia

Salah satu poin krusial dalam manasik kali ini adalah pemaknaan penggunaan kain ihram. Ustaz Yunus, pembimbing dari Patuna Travel, menjelaskan bahwa mengenakan ihram adalah simbol kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT.

"Esensinya adalah kita di hadapan Allah itu semua sama. Allah memerintahkan memakai ihram ini agar kita tidak merasa sebagai pejabat, pengusaha, atau raja. Yang membedakan hanyalah takwanya yaitu rasa bahwa dirinya adalah hamba yang diatur dan butuh kepada Allah," ujar Ustaz Yunus dikutip dari Primetime News Metro TV, Senin, 11 Mei 2026.
 

Baca juga:
Manasik Haji Kloter Kedua Patuna Travel Digelar di Bogor

Ia menambahkan bahwa memahami teori saja tidak cukup. Melalui manasik, jemaah diharapkan mampu menyentuh sisi kalbu dalam setiap gerakan ibadah, sehingga dapat meraih predikat haji yang mabrur.

Antusiasme Jemaah Menuju Tanah Suci

Simulasi ini mendapatkan respons positif dari para jemaah. Tubagus Fauzan, salah satu peserta manasik, mengaku bahwa praktik langsung ini sangat membantunya memvisualisasikan tantangan di lapangan nanti.

"Semakin tidak sabar segera ke sana. Bimbingan dari Patuna memberikan gambaran yang sangat lengkap. Bukan hanya teori, tapi dipraktikkan, jadi sudah terbayang dan sangat terbantu oleh ustaz-ustaz yang berpengalaman," ungkap Tubagus dengan antusias.

Dengan pembekalan yang matang baik secara teknis maupun spiritual, para jemaah diharapkan dapat menjalani ibadah haji dengan lebih khusyuk, ikhlas, dan siap menghadapi segala situasi di Tanah Suci.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)