12 July 2026 23:08
Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara resmi menutup total jalur pelayaran strategis Selat Hormuz hingga batas waktu yang belum ditentukan. Keputusan blokade masif ini dipicu oleh insiden penghalauan dan penembakan sebuah kapal asing yang diklaim melanggar jalur pelayaran di perairan tersebut.
DIkutip dari Metro Hari Ini, Metro TV, dalam pernyataan resminya, pihak IRGC mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kapal yang nekat menyimpang dari rute pelayaran yang telah ditetapkan serta mengabaikan peringatan dari otoritas Revolusi Islam. Akibat pelanggaran tersebut, satu kapal asing dilaporkan dihantam oleh rudal jelajah milik Iran hingga lumpuh total di tengah laut.
Kabar mengenai serangan ini turut dibenarkan oleh Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO). Pada Sabtu malam, 11 Juli 2026, waktu setempat, UKMTO mengonfirmasi adanya insiden sebuah kapal kontainer yang terbakar hebat usai dihantam serangan di perairan lepas pantai Oman.