Awal 2026, Tarif 4 Ruas Tol Strategis Resmi Naik

6 January 2026 11:48

Mengawali tahun 2026, para pengguna jalan tol nampaknya harus merogoh kocek lebih dalam. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah memberikan lampu hijau terkait kenaikan tarif di empat ruas jalan tol strategis yang tersebar di Pulau Jawa hingga Sulawesi.

Pemberlakuan tarif tol baru ini sudah dimulai sejak Senin, 5 Januari 2026. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian, menyebut kenaikan ini didasarkan pada pemenuhan kontrak dan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) oleh Badan Usaha Jalan Tol.

Empat ruas tol yang mengalami penyesuaian kenaikan tarif adalah Tol Sedyatmo (Tol Prof Dr Ir Sedyatmo) atau Tol Bandara Soekarno Hatta, Tol Solo–Ngawi, Tol Ngawi–Kertosono, dan Tol Ujung Pandang Seksi 1-3. Kenaikan tarif ini diprediksi berdampak bagi penyedia jasa layanan logistik karena adanya peningkatan biaya.

Rincian penyesuaian tarif tol per 5 Januari 2026

1. Tol Sedyatmo (Tol Bandara Soekarno Hatta)
Penyesuaian tarif berlaku untuk golongan II hingga golongan V. Golongan I (kendaraan pribadi) tidak mengalami kenaikan, tetap di angka Rp8.500.

  • Golongan I: Rp8.500 (tetap)
  • Golongan II & III: Naik Rp500, menjadi Rp11.500.
  • Golongan IV & V: Naik Rp500, menjadi Rp12.500.
2. Tol Solo–Ngawi (Rute Terjauh)
Penyesuaian tarif Tol Solo–Ngawi menggunakan sistem tertutup. Kenaikan tarif ini mengacu pada Keputusan Menteri PU Nomor 1442/KPTS/M/2025.
  • Golongan I: Rp163.500.
  • Golongan II & III: Rp245.500.
  • Golongan IV & V: Rp327.000.
3. Tol Ngawi–Kertosono (Rute Terjauh)
Kenaikan tarif ini dihitung dari rute terjauh Klitik menuju Kertosono.
  • Golongan I: Naik Rp4.000, menjadi Rp102.000.
  • Golongan II & III: Naik Rp6.000, menjadi Rp153.000.
  • Golongan IV & V: Naik Rp8.000, menjadi Rp204.000.
Akses ruas Tol Sedyatmo sendiri menjadi ruas tol utama yang menghubungkan beberapa ruas tol di Ibu Kota, seperti Cawang–Tomang–Pluit, Tanjung Priok–Pluit, Lingkar Barat, dan Cengkareng–Batu Ceper–Kunciran di JORR 2. Di sepanjang tahun 2025, PT Jasa Marga mencatat lebih dari 79,6 juta kendaraan menuju dan dari Bandara Soekarno Hatta. Penyesuaian tarif tol ini terjadi secara rutin setiap dua tahun sekali.

(Aulia Rahmani Hanifa)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)