.,

Dasco Desak Bantuan Kemanusiaan yang Tertahan Bea Cukai Segera Ditangani

19 February 2026 13:30

Bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh dari diaspora Aceh di Malaysia diketahui tertahan karena persoalan izin dari Bea dan Cukai. Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, meminta pemerintah segera menindaklanjuti persoalan itu agar agar bantuan tersebut dapat segera disalurkan.

"Dan saya pikir mungkin kita bisa kasih dispensasi karena cuma sekali daripada nanti kita kan repot harus diuangkan lagi, beli lagi kan begitu. Jadi, nanti mungkin Pak Menteri Sekretaris Negara dan Pak Menteri Keuangan bisa koordinasikan dengan Dirjen Bea Cukai ini,” ujar Dasco, dalam program Zona Bisnis Metro TV, Kamis, 19 Februari 2026.

Bantuan yang tertahan karena kendala izin dari Bea dan Cukai disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dalam rapat bersama DPR, kemarin, Rabu, 18 Februari 2026. Bantuan yang tertahan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan logistik.
 



Menurut Tito, barang-barang tersebut kini berada di Port Klang, Malaysia, dan direncanakan dikirim melalui pelabuhan Malaysia. Tito menambahkan, jika BNPB memberikan keterangan bantuan bencana, Bea dan Cukai baru akan melepas barang-barang yang tertahan. 

"Selama ada keterangan dari BNPB ini lepas, bisa kita bebaskan, Pak. Jadi, BNPB bilang ini barang untuk bantuan bencana, Bea Cukai akan melepaskan itu. Kami sudah koordinasi dengan BNPB, nanti yang menerima BNPB, yang menyalurkan juga BNPB,” ucap Tito.


(Nada Nisrina)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)